Apa kabar
Gaza hari ini?
Gua cuma
bisa berdo’a semoga para mujahid-mujahid disana bisa terus beristiqomah dijalan
Allah SWT. Kekejaman para zionis kaum Israel benar-benar tidak bisa ditoleransi
lagi!
Seperti yang
dikupas dari viva.co.id bahwa Israel siap gempur Hamas.
Berikut tinjauan
beritanya
VIVAnews - Situasi di Palestina semakin
memanas. Kecaman pun datang kepada Israel dari seluruh dunia, karena serangan
mereka menyebabkan warga sipil Palestina menjadi korban.
Walaupun kecaman datang dari seluruh dunia, namun tampaknya Israel enggan untuk mengendurkan serangannya kepada Hamas. Bahkan, setelah hari keempat tanda-tanda pengurangan serangan tidak terdengar.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilansir Reuters, Sabtu 12 Juli 2014, mengungkapkan pihaknya mengkaji semua opsi dan mempersiapkan segala kemungkinan. Termasuk, didalamnya opsi penyerangan via jalur darat, setelah selama ini selalu melakukan serangan melalui jalur udara.
Benyamin juga menegaskan sikap negaranya tidak akan berubah mengenai Hamas. "Tidak ada tekanan internasional yang bisa mencegah kita mengerahkan seluruh kekuatan," katanya.
Petugas medis di Gaza mengatakan, sedikitnya ada 75 warga sipil dan 23 di antaranya adalah anak-anak menjadi bagian dari 106 orang yang tewas dalam pengeboman udara Israel mulai Selasa. Angka ini, juga sudah termasuk mereka yang tewas pada hari Jumat sebanyak 12 orang.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas, sudah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memerintahkan terjadinya gencatan senjata sesegera mungkin.
Seperti yang dilansir Reuters, komandan militer Israel, Letnan Jenderal Benny Gantz, mengatakan bahwa pasukannya siap untuk bertindak sesuai kebutuhan. Ia mengungkapkan, pihaknya siap untuk mengirim tank-tank dan pasukan darat lainnya seperti yang pernah mereka lakukan pada awal 2009. (asp)
Walaupun kecaman datang dari seluruh dunia, namun tampaknya Israel enggan untuk mengendurkan serangannya kepada Hamas. Bahkan, setelah hari keempat tanda-tanda pengurangan serangan tidak terdengar.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilansir Reuters, Sabtu 12 Juli 2014, mengungkapkan pihaknya mengkaji semua opsi dan mempersiapkan segala kemungkinan. Termasuk, didalamnya opsi penyerangan via jalur darat, setelah selama ini selalu melakukan serangan melalui jalur udara.
Benyamin juga menegaskan sikap negaranya tidak akan berubah mengenai Hamas. "Tidak ada tekanan internasional yang bisa mencegah kita mengerahkan seluruh kekuatan," katanya.
Petugas medis di Gaza mengatakan, sedikitnya ada 75 warga sipil dan 23 di antaranya adalah anak-anak menjadi bagian dari 106 orang yang tewas dalam pengeboman udara Israel mulai Selasa. Angka ini, juga sudah termasuk mereka yang tewas pada hari Jumat sebanyak 12 orang.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas, sudah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memerintahkan terjadinya gencatan senjata sesegera mungkin.
Seperti yang dilansir Reuters, komandan militer Israel, Letnan Jenderal Benny Gantz, mengatakan bahwa pasukannya siap untuk bertindak sesuai kebutuhan. Ia mengungkapkan, pihaknya siap untuk mengirim tank-tank dan pasukan darat lainnya seperti yang pernah mereka lakukan pada awal 2009. (asp)
Semoga Allah selalu memberi ketabahan untuk para mujahid-mujahid disana, aamiiin......
0 komentar:
Posting Komentar